VELOVE VEXIA
VELOVE VEXIA

TEMPAT KUMPULNYA PARA VELOVERS ~ VELOVE VEXIA LOVERS ~ GALERI VELOVE VEXIA
 
IndeksIndeks  CalendarCalendar  FAQFAQ  PencarianPencarian  AnggotaAnggota  GroupGroup  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  

Share | 
 

 Majalah Velove Vexia

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : 1, 2  Next
PengirimMessage
Admin
Admin


Jumlah posting : 355
Join date : 17.12.09

PostSubyek: Majalah Velove Vexia   Mon Jan 04, 2010 1:53 pm

Info majalah yang ada velovenya masuk sini yaaa.....
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://velovers.forumotion.com
Admin
Admin


Jumlah posting : 355
Join date : 17.12.09

PostSubyek: magz   Mon Feb 08, 2010 10:34 am

Senin 15 September 2008 10:39
Velove Vexia Stop Akting

Sukses membintangi sinetron Olivia, Velove Vexia Kaligis kembali merebut perhati pemirsa layar gelas lewat sinetron Khanza. Lalu kenapa ia memilih berhenti dari dunia akting?


Di usianya yang ke-18, putri ketiga dari pengacara kondang Otto Cornelis Kaligis dengan Elva Rolyta ini belum siap menerima konsekuensi dari popularitasnya itu. Yaitu rasa jenuh dan capek. Berbekal nasehat sang ayah, dara kelahiran Jakarta 13 Maret 1990 ini akan stop dari dunia akting dan melanjutkan pendidikan S-1 di Prancis.

Seandainya boleh memilih, ingin lebih fokus di dunia akting atau pendidikan?
Sebenarnya, aku murni ingin konsentrasi ke pendidikan. Walaupun terlihat hampir setiap hari syuting, aku sebetulnya ingin segera break dari kesibukan syuting kejar tayang. Aku enggak mau terbiasa menghabiskan waktu di "rumah tua" ini (Saat diwawancarai Velove sedang berada di lokasi syuting Khanza, di perumahan mewah di daerah Cibubur). Apalagi kalau aku sampai harus syuting sampai larut malam, setiap hari, aku suka bosan sendiri dan ingin berhenti dari kesibukan syuting ini. Namun, aku berusaha mencoba ambil sisi positifnya saja.

Jadi, kapan mulai break?
Setelah dapat waktu yang pas. Tahun depan aku pikir sudah saatnya untuk kembali melanjurtkan sekolah. Aku akan berangkat ke Prancis, meski belum tahu persis bulan apa. Aku sendiri sudah enggak sabar menanti waktu itu, apalagi kalau sudah mengingat suasana dan lingkungan di negara tersebut. Tetapi aku sabar-sabarin saja, karena sekarang tugas utamaku menyelesaikan syuting Khanza ini sampai akhir tahun.

Menuruti keinginan Papa dan Mama?
Nah itu dia. Keberangkatanku ke Prancis sedikit banyak telah melalui banyak pertimbangan. Salah satunya karena aku ingin menuruti keinginan dari Papaku selama ini. Beliau ingin setiap anaknya mahir berbahasa. Jadi kami diharapkan enggak cuma menguasai Bahasa Indonesia dan Inggris. Setelah aku pikir, kayaknya aku paling pas untuk mendalami Bahasa Prancis dan Mandarin. Aku rasa, lebih asyik dan sah-sah saja kalau aku bisa belajar langsung di negara asalnya.
Selain itu, inilah saatnya aku mulai mewujudkan keinginanku untuk menjadi business woman. Nanti aku akan ambil jurusan Fashion Business. Sebenarnya aku tidak konsen ke bidang fesyennya saja, namun lebih ke pendalaman bisnis. Harapannya, setelah lulus aku bisa bekerja di bidang usaha apapun. Jadi kalau aku nantinya keluar dari jalur fesyen, aku siap karena pernah belajar akunting dan marketing. Bonusnya, aku bisa sekalian belajar banyak soal fesyen selama kuliah di Prancis ini.

Dari dulu, aku sudah suka banget dengan negara ini, dan sejak kecil aku sudah beberapa kali mengunjunginya. Biasanya pas kami liburan sekolah. Menurutku, Prancis adalah negara yang bagus untuk melanjutkan pendidikan.

Berapa lama di sana?
Karena aku ambil program Bachelor Degree (setara dengan S1), biasanya masa pendidikan akan berlangsung hingga empat tahun. Namun sejauh ini aku sudah siap. Termasuk dengan lokasi sekolah yang beda-beda. Karena bisa saja selama empat tahun ini, aku hanya dua tahun belajar di Paris kemudian lanjut ke New York. Tergantung dari pendidikan yang aku tempuh.

Untuk enam bulan pertama, aku akan homestay bersama penduduk asli sana. Aku pikir tinggal dengan keluarga disana akan cukup membantuku mengenal dan belajar bahasa serta tradisi negara tersebut.

Enggak takut kesepian jauh dari keluarga dan teman-teman?
Ah, enggak juga kok. Karena di sana pun aku masih punya keluarga dan teman-teman. Tetapi aku enggak pengen sepenuhnya bergantung kepada mereka. Karena tujuanku yang lain yaitu aku ingin belajar hidup mandiri dan suatu saat aku pasti hidup terpisah dari kedua orangtuaku. Setelah menjalani program homestay, aku rencananya akan tinggal di apartemen. Sekilas, bayangan hidup mandiri itu benar-benar menyenangkan. Ternyata enggak juga ya. Apalagi aku ini dari kecil enggak terbiasa melakukan apa-apa sendirian. Termasuk soal tidur. Makanya, dari sekarang pun aku sudah latihan tidur sendiri tanpa ditemani orang rumah termasuk asistenku. Dan sepertinya, aku berhasil, hehehe..

Lalu, bagaimana dengan kelanjutan karier kamu disini? Enggak sayang untuk meninggalkannya?
Sebenarnya, aku enggak ninggalin dunia akting selama kuliah di sana. Aku pastinya akan pulang ke Indonesia. Kalau pas pulang ada tawaran syuting sinetron, aku masih bersedia. Pelan-pelan, aku berharap aku bisa menyesuaikan dengan perubahan ini. Karena kuliah ini hanya break dari rutinitasku selama ini.
Apalagi kalau sudah mengingat lelah, banyak tantangan dan tuntutan yang harus aku jalani setelah terjun ke dunia sinetron ini. Kadang-kadang aku suka kepikiran untuk menyudahi keberadaanku di dunia ini. Karena dari dulu pun, aku enggak pernah bercita-cita jadi pesinetron. Tetapi aku coba untuk ambil sisi positifnya, yaitu aku bisa belajar bekerjsama dengan banyak orang, bisa mencari uang sendiri dan menggunakan hasil jerih payahku sendiri. Kalau dulu, aku enggak masalah beli-beli apapun karena pakai uang dari orangtua, sekarang aku lebih menghargai penghasilanku sendiri.

Termasuk dengan merayakan acara berbuka puasa bareng dengan anak-anak yatim?
Salah satunya itu. Sebenarnya ini sudah menjadi kebiasaanku sejak kecil dan enggak selamanya kami jalani di bulan Ramadhan. Sekarang, kalau memang ada acara serupa, aku sempatkan datang walapun, harus membagi waktu dengan kegiatan syuting. Di lingkungan keluargaku pun, kami biasa menyumbang makanan untuk anak yatim. Seperti sekarang, aku urunan dana dengan Mama untuk sebuah panti asuhan bayi di dekat rumah. Dasarnya aku suka anak-anak, jadi aku selalu ingin peduli kepada mereka. Mungkin ini yang membuatku tetap melakukan kunjungan rutin dan menjadi donatur tetap mereka. Selain itu, Mama juga yang mendorongku tetap peduli dengan sesama.

Banyak kejadian yang enggak terlupakan pas main ke sana. Apalagi pas aku datang ke panti asuhan anak-anak cacat mental yang wilayahnya masih seputar Jakarta juga. Mereka antusias sekali dengan kehadiranku. Mulai dari berlari-lari mendekatiku, menarik tangan sampai ingin aku mandikan. Sementara, aku enggak tega menolak mereka dan bersabar main-main dengan mereka. Jadilah, pas pulang ke rumah, badanku kotor semua, tapi aku tetap senang dan ikhlas menjalaninya. Oya, kegiatan ini juga berhubungan dengan salah satu tugasku sewaktu masih kelas 2 dan 3 SMA yakni melakukan kegiatan selama 150 jam dengan action, creativity dan service. Salah satu service yang aku penuhi dengan mengunjungi panti asuhan ini. Menurutku, cukup berat. Karena selain harus membagi waktu dengan kesibukan syuting, aku juga enggak boleh melakukan kegiatan yang tidak bisa diselesaikan dengan uang. Dari kegiatan ini, aku belajar banyak hal.
Enggak cuma di panti asuhan, aku juga menemukan pengalaman menarik pas aku dan keluarga menemani adikku merayakan ulang tahun ke-17nya di panti jompo yang dihuni 100 lansia. Mereka senang sekali dengan kehadiran kami. Apalagi sampai ada seorang nenek yang menangis enggak mau aku tinggal pulang, karena dia sebenarnya enggak betah tinggal di panti tersebut. Belum lagi ada kakek-kakek berumur sekitar 90 tahun yang masih suka melirik ke arahku karena mungkin melihatku yang tampil beda dengan memakai kemben, hahaha...

Urusan pacar bagaimana?
Untuk sekarang ini aku ingin fokus dalam urusan sekolah dan keinginanku di bidang bisnis. Lagipula, aku suka enggak habis pikir dan enggak ambil pusing dengan yang dipikirin orang selama ini. Misalnya kabar aku lagi dekat dengan si A, si B, atau siapa pun. Kalaupun nantinya aku mendapat jodoh saat aku kuliah di luar negeri, aku enggak menolak. Maksudnya, aku enggak keberatan punya pacar dari Prancis namun dia asli Indonesia dan sudah bekerja mapan. Doakan saja ya.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://velovers.forumotion.com
Admin
Admin


Jumlah posting : 355
Join date : 17.12.09

PostSubyek: maj   Mon Feb 08, 2010 10:40 am



Terakhir diubah oleh Admin tanggal Sun Sep 05, 2010 11:25 am, total 1 kali diubah
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://velovers.forumotion.com
Admin
Admin


Jumlah posting : 355
Join date : 17.12.09

PostSubyek: maj   Mon Feb 08, 2010 11:04 am



Terakhir diubah oleh Admin tanggal Sun Sep 05, 2010 11:26 am, total 1 kali diubah
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://velovers.forumotion.com
Admin
Admin


Jumlah posting : 355
Join date : 17.12.09

PostSubyek: majlah   Sat Mar 20, 2010 7:23 pm



ni majalha terbaru edisi 603 susah dapetinnnya buruan cari

di gadi jg ada tapi kehabisannnnn
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://velovers.forumotion.com
Admin
Admin


Jumlah posting : 355
Join date : 17.12.09

PostSubyek: majalh   Sat Mar 20, 2010 7:26 pm

ini odisi online BI

Goodbye DuNay, Welcome DuVe

Dikutip dari Tabloid Bintang Indonesia Edisi 980 | Tahun XIX | Minggu Keempat Februari 2010 seperti dilaporkan Indra Kurniawan [Edisi Online: Jumat, 26 Februari 2010] — Seindah Senyum Winona adalah sinetron yang pertama kali memasangkan Dude Harlino dan Velove Vexia. Meski begitu, chemistry keduanya terlihat sudah cukup kuat.

“Chemistry buat kami bukan hanya adegan romantis. Tapi satu kesinambungan dan satu rasa ketika berakting. Alhamdulillah sama Velove dari awal enggak ada kesulitan. Kebetulan dia tipe orang yang terbuka. Bukan hanya ke sesama pemain, tapi juga kru,” ungkap Dude sambil tersenyum simpul.

Begitu pun kesan Velove, putri pengacara kondang Oce Kaligis ini merasa puas beradu akting dengan Dude.

“Senang banget bisa main bareng Kak Dude. Dia banyak membantu. Apalagi awalnya saya sempat lupa akting caranya bagaimana, hehehe,” timpal Velove diiringi derai tawa.

Disandingkannya Dude dan Velove tentu bukan tanpa alasan. Selain karakter yang beda, juga diyakini mampu mendongkrak rating dan memberi warna baru.

“Dari awal saya sudah tahu akan dipasangkan sama Velove. Saya belum kenal sama sekali. Belum tahu orangnya seperti apa. Begitu ketemu di kantor SinemArt, ternyata dia menyenangkan dan enggak kaku. Saya yakin bekerja dengan orang yang punya sifat seperti itu, suasana juga enak,” sambung Dude.

“Iya, kami baru ketemu pas di SinemArt lagi foto dan nyobain kostum. Awalnya enggak kenal. Bisa enggak, ya? Ternyata dia menyenangkan. Baik dan enggak galak. Juga mau membuka diri. Jadi, gampang untuk ngobrol,” puji Velove sambill melirik Dude yang sedang asyik dengan BlackBerrynya.

Karakter peran Dude kali ini beda dari dua sinetron sebelumnya, Manohara serta Doa dan Karunia. Ia tak lagi digambarkan sebagai sosok serius, sabar, dan pasrah.

“Karakternya sekarang lebih ekspresif, agresif, dan frontal. Tapi tetap protagonis,” sebut Dude.

“Inilah yang sering saya bilang, protagonis bisa dimainkan dengan bermacam cara. Buat saya, ini fresh banget. Bisa masuk ke suasana berbeda. Tantangan barulah. Apalagi lawan mainnya Velove,” tukasnya.

Karakter peran Velove juga dibuat beda dari sinetron Khanza. “Saya jauh lebih manja, anak orang kaya, ditindas terus, sama keluarganya cuma dimanfaatin, cengeng, tapi berani,” rinci Velove tentang perannya.

Lalu bagaimana nasib duet Dude dengan Naysilla Mirdad yang sudah lama terbangun sebuah cemistry dan memunculkan istilah DuNay (Dude-Naysilla)?

Akankah Velove bisa menggantikan sosok Naysilla Mirdad yang selama ini identik dengan Dude? Atau bahkan DuNay sudah lewat masanya, dan berganti dengan DuVe (Dude-Velove)?
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://velovers.forumotion.com
Admin
Admin


Jumlah posting : 355
Join date : 17.12.09

PostSubyek: majalah   Sat Mar 20, 2010 7:28 pm

ni yg dari majalah GADIS
Velove Vexia : Kangen Akting


10 Mar 2010

Sosoknya sudah lama menghilang dari layar kaca Indonesia, tapi sekarang Velove Vexia memutuskan untuk kembaii menghiasi layar kaca. Keputusan Ini diambilnya, karena cewek kelahiran Jakarta, 13 Maret 1990 ini mengaku kalau dia kangen banget berakting.


AKTING LAGI


Kedatangan Velove ke Indonesia sebenarnya untuk liburan selama tiga bulan, mulai dari bulan Januari sampai bulan April 2010. Tapi, karena ada tawaran main sinetron, cewek berkulit putih bersih ini memutuskan untuk menerima tawaran itu. "Sayang banget kan, kalau tawaran sudah datang terus aku nggak terima. Nggak semua orang bisa dapat kesempatan seperti aku. Lagipula aku kan, sedang liburan, jadi aku manfaatin saja untuk syuting," cetus cewek yang merasa bangga karena bisa menjalankan sekolah dan kariernya ini.

Tapi, untuk syutingnya kali ini, Velove hanya mau syuting selama masa liburannya saja. Lewat dari bulan April, Velove akan pergi untuk melanjutkan kuliahnya lagi. "Aku sudah bilang sama sutradaranya, kalau aku hanya mau syuting selama masa liburanku saja. Untung, sutradaranya bisa mengerti," tutur Velove. Hal itu dilakukan Velove karena dia sudah berkomitmen untuk tetap serius sekolah dan hanya syuting saat liburan saja.


KANGEN SYUTING

Buat Velove, syuting itu menyenangkan! Suasana saat syuting yang repot dan sibuk, kru-kru yang asyik, scene-scene yang susah dan melelahkan, bertemu orang-orang baru adalah sebagian dari suasana syuting yang bikin Velove kangen. "Apalagi, saat aku di luar negeri, suka ada fans yang bertanya kapan aku syuting lagi lewat akun Facebook dan Twitter milikku, hal itu tambah bikin aku kangen lagi untuk syuting," kata cewek yang sekarang malah merasa capek saat dia sudah mulai syuting lagi ini sambil tertawa.

Hampir setahun nggak bertemu dengan kamera ternyata bikin Velove kaget saat harus bertemu lagi dengan kamera. "Waktu aku datang bulan Januari kemarin. Di bandara sudah banyak kru infotainment menunggu dengan kamera mereka. Aku sempat kaget dan bingung. Tapi, setelah syuting dimulai lagi, aku sudah terbiasa lagi, tuh!" ungkap pemeran Winona dalam sinetron Seindah Senyuman Winona ini.


PINDAH KULIAH

Selain kangen akting, ternyata Velove juga punya kabar lain, yaitu: kuliahnya pindah negara! "lya nih, aku kuliah di Perancis dari bulan Januari sampai Juni 2009. Setelah itu, aku memutuskan untuk pindah ke Amerika Serikat. Karena, menurutku, kuliah di sana lebih mudah bagiku. Dari segi bahasa, dari segi kebudayaan dan teman-teman," ucap Velove yang merasa kehidupannya di Amerika lebih menyenangkan karena orang Amerika lebih terbuka pada orang asing dibandingkan orang Perancis.

Kepindahannya ke Amerika juga disebabkan keinginannya untuk cepat lulus dan meraih gelar Sarjana Bisnis Administrasi yang diidamkannya. "Cepat lulus, cepat juga dapat kerja di bidang bisnis seperti yang aku mimpikan," cetusnya. Mahasiswi Santa Monica College, Los Angeles ini memang serius untuk cepat lulus. Sampai-sampai, waktunya hanya dihabiskan untuk belajar saja dan nggak memperhatikan hal lain, seperti ikut casting. "Aku kan ke sana untuk sekolah. Belum terpikirlah untuk ikutan casting. Padahal, aku pernah mendapat tawaran untuk jadi penyanyi Iho, dari seorang produser yang bertemu aku di sebuah supermarket. Tapi, aku nggak mau dan menolak tawaran itu," cerita Velove sambil tertawa nyengir.


DITEMANI ANJING


Tinggal di negeri orang ternyata bikin cewek berdarah Manado-Jawa ini jadi mandiri. Tapi kadang-kadang, Velove suka kesepian tinggal di apartemennya sendirian. Makanya, Velove mencari teman yang bisa menemaninya di apartemen. "Pilihanku jatuh pada dua ekor anjing dari ras campuran dashan dan coco spaniel. Aku mengadopsi mereka dan kuberi nama Ella dan Olli. Kalau lagi libur begini, aku suka kangen sama mereka. Mudah-mudahan mereka baik-baik saja di sana, yah," cerita cewek yang menitipkan kedua anjingnya itu pada seorang teman kalau dia sedang berlibur ke Indonesia.

Selain anjing, Velove juga punya teman yang sering pergi jalan-jalan bersamanya saat weekend atau libur panjang tiba. "Aku suka jalan sama teman-temanku ke tempat-tempat yang seru. Libur Thanksgiving kemarin, kampusku libur, maka aku memutuskan untuk jalan-jalan ke Meksiko selama seminggu. Atau saat Halloween, aku pergi ke Las Vegas. Seru banget deh, jadi aku nggak terlalu menderita tinggal di sana sendirian," ucap Velove yang memilih tidak tinggal di asrama karena menurutnya apartemen lebih aman.


JADI LEBIH KURUS

Meski senang, tinggal di negeri orang kayaknya bikin badan Velove terlihat lebih kurus. "Wah, aku kurus bukan karena tinggal di negeri orang kok. Tapi, karena aku makannya lebih sehat sekarang. Waktu tinggal di Perancis, badanku malah lebih gemuk," ungkapnya. Ternyata, Velove menggemuk saat tinggal di Perancis karena gaya makannya yang nggak teratur. "Di Perancis, aku nggak punya teve, nggak ada sambungan internet di komputer dan nggak punya telepon. Jadi, pekerjaanku hanya makan cokelat sambil baca buku saja. Mau keluar cari makanan yang lebih sehat, malas karena jauh. Belum lagi cuacanya yang dingin, makanya aku memilih untuk makan cokelat saja terus menerus," tutur Velove.

Gaya makannya itu berubah saat Velove pindah ke Amerika. Di negeri Paman Sam itu, Velove banyak "bertemu" dengan makanan sehat yang enak dan lezat. "Di mana-mana ada salad, rasanya enak-enak lagi. Jadinya, aku nggak malas untuk makan makanan sehat." ungkap cewek yang merasa kalau berat badannya di Indonesia akan naik lagi, karena di sini dia bisa bertemu makanan kesukaannya, yaitu pecel lele!

(GADIS, Edisi 07, 9-18 Maret 2010)
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://velovers.forumotion.com
she_zee



Jumlah posting : 7
Join date : 23.01.10

PostSubyek: Re: Majalah Velove Vexia   Mon Mar 22, 2010 5:59 pm

@kak riya,, punya artkel yg dr mjlh cek n ricek gag?? Ampe skrg qu l0em nmu nih .!
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Admin
Admin


Jumlah posting : 355
Join date : 17.12.09

PostSubyek: magz   Mon Apr 05, 2010 10:11 am

ni dec dari cek n ricekkk

Velove Vexia : Antara Paris dan Los Angeles


19 Mar 2010

Lantaran tidak nyaman, Velove Vexia pindah kuliah dari Ameciran University of Paris (Perancis), ke Santa Monica College Los Angeles, Amerika Serikat. Bayang-bayang indah kota romantis di Eropa itu, berubah jadi malapetaka lantaran sebuah kejadian yang membuat batinnya trauma hingga kini. Tapi, mengapa belakangan, pemain sinetron muda ini malahan terlihat sibuk syuting sinetron di Jakarta. Benarkah putri pengacara kondang O.C. Kaligis tersebut meninggalkan bangku kuliah demi karier akting di Tanah Air?

Velove Vexia tak bisa menutupi rasa gugupnya. Perlakuan sejumlah pria Aljazair yang seringkali ditemuinya dalam perjalanan dengan kereta (subway) dari home stay-nya di kawasan Saint Honore, pinggiran kota Paris, benar-benar bikin tak nyaman. Mereka tak sungkan menarik tangan perempuan kelahiran 13 Maret 1990 itu. Bahkan, ada yang sempat memaksa ikut masuk ke mobil.

Tunggu dulu. Ini bukan adegan film atau sinetron. Ini kejadian nyata. Velove memang bukan putri Bryan Mills, tokoh rekaan dalam film Taken, yang diperankan dengan baik oleh aktor Hollywood, Liam Neeson. Film bergenre action/thriller yang diputar di layar bioskop tahun 2008 itu, nyaris memiliki kemiripan dengan pengalaman Velove, di tahun yang sama.

Peristiwa sama-sama terjadi di Paris. Bedanya, ancaman bagi Velove didapat dari pria Aljazair. Sedangkan dalam film digambarkan dilakukan komunitas pria Albania. Untungnya lagi, apa yang dikisahkan dalam film tidak terjadi pada Velove. Putri pasangan O.C. Kaligis, S.H. dan Elfa Rolyta ini selamat dari ancaman fisik apa pun.

Termasuk aksi penculikan atau women trafficking seperti yang dialami putri mantan anggota CIA, dalam film garapan sutradara Pierre Morel tersebut. Namun, bayangan kota romantis nan indah yang dipersepsikan pada Paris, seperti jauh panggang daripada api. "Aku enggak betah di sana. Makanya aku minta sama papa pindah kuliah," tutur Velove.

Toh, Velove tak segera melupakan cita-cifanya menimba ilmu di negeri orang. Velove langsung transfer tempat kuliah ke Santa Monica College, Los Angeles (LA), pertengahan tahun 2009. "Targetku harus menyelesaikan SI di LA selama empat tahun. Doakan. ya," tandas pemain sinetron ini kepada Edy Suherli dari C&R, saat syuting sinetron terbarunya, di Studio Persari, Jagakarsa, Senin (15/3) malam.


Seindah Senyum

Setelah lulus dari SMA Global Jaya, Bintaro, Banten, Velove langsung terbang ke Paris. Velove adalah satu dari sedikit artis muda di Tanah Air yang memilih kuliah di luar negeri di saat bintangnya sedang mencorong. Rekan Velove lainnya, seperti Alyssa Soebando dan Acha Septriasa, juga melakukan hal sama. Alyssa memilih Australia sementara Acha, pemain film Heart memilih negara tetangga, Malaysia.

Ketimbang pemain sinetron muda lain yang wajahnya berseliweran di sejumlah sinetron drama, jam terbang Velove dalam berakting memang masih relatif kecil. Perempuan semampai ini baru bermain dalam tiga judul sinetron serial panjang yaitu Olivia (2007), Khanza (2008), dan Seindah Senyum Winona, yang sedang menjalani masa syuting sejak sebulan lalu dan siap tayang di RCTI

Sejak menerima tawaran berakting, tiga tahun silam, Velone memang tak ingin mengecewakan ayahanda. Awalnya, O.C. Kaligis tidak sreg putri kesayangannya itu menjadi artis. Namun, demi melihat kesungguhan Velove yang tak melalaikan sekolah demi syuting, hati pengacara kondang itu luluh juga. Apalagi, setelah melihat kesuksesan debut sinetron Olivia.

Sinetron garapan Rapi Films yang diputar di RCTI, pertengahan tahun 2007 itu, sempat menjadi sinetron terfavorit versi lembaga survei AGB Nielsen. Olivia sempat meraih angka rating 9 dan audience share lebih dari 28 persen. Kesuksesan yang sama diraih oleh Khanza, sinetron drama garapan sutradara Emil G. Hamp yang dibintangi Velove setelah itu.

Drama produksi SinemArt itu menurut lembaga survei yang sama, sempat menjadi tontonan terfavorit di layar kaca. Tak heran, rumah produksi pun mengontrak eksklusif Velove dalam judul sinetron lainnya yg masa syutingnya disesuaikan dengan jadwal libur sang artis. Velove rupanya sudah jatuh cinta pada dunia akting. Buktinya, dia memanfaatkan waktu liburannya demi menjalani syuting sinetron stripping.

Demi memenuhi tenggat waktu syuting puluhan episode dalam kurun waktu tiga bulan, setiap hari, Velove harus menjalani syuting. Ketimbang jalan-jalan di mal atau window shopping di pusat perbelanjaan Ibu Kota, Velove memilih kerja keras. Padahal, honor bermain sinetron bukan tujuan utamanya. Uang saku dari ayahnya yang pengacara kaya, sudah lebih dari cukup.

Namun, semangatnya menyelaraskan karier dan pendidikan patut dijadikan contoh bagi generasi muda saat ini. Tidak setiap anak bisa mendapatkan kesempatan bersekolah di luar negeri. Dan tak semua anak yang memiliki orang tua yang mampu menyekolahkan anaknya di negeri orang, bisa sukses, jalan Velove masih panjang demi mewujudkan cita-citanya.

(CEK & RICEK, Edisi 603, 17-23 Maret 2010)

Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://velovers.forumotion.com
Admin
Admin


Jumlah posting : 355
Join date : 17.12.09

PostSubyek: magz   Mon Apr 05, 2010 10:17 am

lanjutannya zee,wawancara

Velove Vexia : Pendidikan Tetap Nomor Satu


19 Mar 2010

Demi menjalani kuliah di kampus luar negeri, Velove Vexia terpaksa menolak sejumlah tawaran berakting. Baginya, main satu judul sinetron dalam satu tahun, sudah cukup ketimbang harus teken kontrak berjudul-judul namun kuliahnya keteteran. Makanya, syuting hanya dijalani saat liburan panjang tiba. Seperti apa Velove menatap masa depannya sebagai artis muda?

Tembang Selamat Ulang Tahun menggema di sebuah sawung yang terletak di halaman lokasi syuting Studio Persari, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (15/3) sore. Ini adalah hari istimewa mestinya, karena syuting dituntaskan sebelum matahari terbenam oleh sutradara sinetron Seindah Senyum Winona, Indrayanto. Ketika lampu dipadamkan, salah seorang kru rumah produksi SinemArt, membawa kue tart dengan batangan lilin-lilin kecil berjumlah 20 yang apinya menyala menuju ke tengah ruangan.

Ditingkahi rintik hujan, Velove Vexia, yang merayakan hari ulang tahun sore itu, tak dapat menyembunyikan wajah terkejutnya. Ini memang surprise party yang digelar lawan main dan tim produksi sinetron Seindah Sehyum Winona, drama terbaru yang dibintangi putri pengacara terkenal O.C. Kaligis tersebut. "Aku enggak menyangka ada acara tiup lilin segala," tandas gadis cantik berambut panjang dan bertubuh semampai ini sambil tersenyum.

Baru saja, sejumiah lawan mainnya seperti Dude Harlino, Hengky Soleiman, dan Geovani L. Tobing memberikan ucapan selamat, tiba-tiba salah seorang kru mengoleskan krim kue tart ulang tahun ke pipi mulus Velove. Suasana pun menjadi meriah. "Makasih, ya, buat perhatiannya," tuturnya dengan tawa berderai. Velove patut berbahagia. Inilah kali pertama Velove kembali menjalani syuting setelah vakum setahun lebih. Maklum, Velove sedang menjalani tahun pertama kuliahnya di negeri orang.

Memanfaatkan masa liburan panjangnya kali ini, Velove langsung menyambar tawaran dari SinemArt bermain dalam sinetron stripping yang segera tayang di RCTI. "Jadi, enggak benar kalau saya ninggalin kuliah demi main sinetron," tutur Velove dengan senyum manis. Inilah petikan wawancara Edy Suherli dan fotografer Galih W. Satria dari C&R dengan pemain sinetron Khanza ini, usai syuting di Studio Persari, Ciganjur, Jakarta Selatan, Senin (15/3) malam.


Apa harapan Anda di ultah yang ke-20 ini?

Aku ingin bisa tambah dewasa dalam berpikir dan lebih bisa menahan emosi. Mudah-mudahan di usia 20 tahun ini, aku bisa lebih sukses dalam karier dan kuliah juga lancar. Targetku enggak muluk-muluk, yang penting sinetron ini bisa menghibur pemirsa dan kuliahku juga enggak keteteran.


Penting sekali pendidikan buat Anda?

Jelas, dong. Sejak kecil, mama dan papa sudah menekankan kepada saya dan saudara-saudara kalau pendidikan itu amat penting. Karena itu, papa dan mama sangat mensupport kami untuk terus bersekolah sampai kapan pun dan di mana pun. Sebagai anak, sayang kan kalau tidak dimanfaatkan kesempatan yang diberikan orang tua. Mereka sudah memberikan fasilitas dan mendukung dengan doa.


Kenapa Anda sekarang malahan sibuk syuting sinetron?
Ini aku lakukan saat liburan kuliah. Papa dan mama mendukung, kok, karierku di bidang akting. Papa dan mama bukan orang yang egois. Kami tidak dilarang dalam menyalurkan hobi. Tapi, pendidikan tetap nomor satu.


Anda kuliah di mana sekarang?
Saat ini aku tercatat sebagai mahasiswi dari Santa Monica Collage, Los Angeles, Amerika. Aku ambil jurusan bisnis.


Bukankah Anda sempat kuliah di Paris, Perancis?
Betul. Sebelumnya aku memang kuliah di Paris. Tepatnya di American University of Paris. Awalnya aku tinggal di home stay di pinggiran kota Paris. Sementara kuliahnya di pusat kota. Jadi, kalau ke kampus naik kereta atau subway. Program pertama yang aku ikuti adalah diploma selama enam bulan, yaitu pendidikan bagi mahasiswa yang bukan berasal dari Perancis, yang intinya belajar bahasa Perancis. Tapi, aku enggak betah karena suatu hal.


Apa itu?
Setiap berangkat kuliah ada saja pria yang mengajak berkenalan. Rata-rata mereka orang Perancis keturunan Aljazair. Sikap mereka agak berlebihan dan kasar. Mungkin mereka tahu karena aku dari Asia dan mereka pikir aku gampang dikerjain. Sebal, deh. Aku pernah mau ditarik-tarik masuk ke mobil. Untung aku bisa lolos dari mereka. Itu bukan hanya sekaii terjadi tapi beberapa kali. Dan, dengan pria yang berbeda. Kurang ajar, kan?


Lantas?
Aku memutuskan pindah rumah. Dari home stay aku pindah ke apartemen di kawasan Saint Honore. Penginapanku dekat pusat kota, daerah bisnis dan pertokoan elite di Paris. Tidak jauh dari Istana Presiden, Kantor Kedutaan Inggris dan Amerika Serikat. Tapi, tetap saja aku mesti mandiri karena hidup sendiri.


Maksudnya?
Semua aku kerjakan sendiri. Termasuk cuci baju. Kalau mau ke laundry, mahal banget. Satu baju bisa 9 Euro. Kalau 1 Euro setara dengan Rp 15 ribu, ya tinggal kalikan sendiri berapa uang yang harus aku keluarkan dalam seminggu. Bisa jatuh miskin, deh, buat laundry aja, hehehe. Nah, kalau makan meski enggak bisa masak, aku ambil langkah simpel dan praktis saja, makan di restoran. Makanya, kalau ke Indonesia kangen dengan masakan Tanah Air.


Lalu, kenapa pindah ke Amerika Serikat?

Dengan berbagai pertimbangan, akhirnya aku memilih tidak mau kuliah di Paris dan pindah kuliah ke Amerika. Setelah aku survei, di Los Angeles (LA) lebih enak ketimbang Paris. Aku kuliah di Santa Monica College. Tadinya aku pikir Paris kota romantis. Tapi, setelah kejadian itu, enggak, deh! Apaan tuh, malah enggak nyaman! Mending di Amerika. Sekolah bisnisnya juga bagus-bagus di sana. Targetku bisa menyelesaikan S1 di LA selama empat tahun. Terus terang, aku juga terpacu kuliah karena melihat keberhasilan papa yang bisa menyandang gelar profesor. Masak anaknya enggak bisa sekolah yang benar, sih?


Mengapa Anda tidak mengikuti jejak ayah mengambil jurusan hukum?
Papa membebaskan anaknya mau kuliah apa saja. Enggak mesti sama dengan dia, dong. Dan, terus terang aku memang tertarik pada bidang bisnis daripada bidang hukum. Setelah selesai kuliah aku ingin jadi pebisnis yang baik.


Mengapa tidak memilih kuliah di negara yang masih dekat dengan Indonesia seperti Singapura atau Australia?

Tempat kuliahku ini kebetulan masih ada hubungannya dengan kampus di Paris. Jadi tinggal meneruskan saja. Kalau aku pilih di negara lain yang tidak ada hubungan atau kerja sama dengan tempat kuliah pertama, berarti aku harus mengulang dari awal lagi, dong? Rugi, ah.

(CEK & RICEK, Edisi 603, 17-23 Maret 2010)



Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://velovers.forumotion.com
Admin
Admin


Jumlah posting : 355
Join date : 17.12.09

PostSubyek: magz   Mon Apr 05, 2010 10:20 am

FEMALE MAGAZINE APRIL 2010,katanya mahalllllll Laughing Laughing Laughing



Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://velovers.forumotion.com
Admin
Admin


Jumlah posting : 355
Join date : 17.12.09

PostSubyek: magz   Mon Apr 05, 2010 11:34 am



Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://velovers.forumotion.com
Admin
Admin


Jumlah posting : 355
Join date : 17.12.09

PostSubyek: magz   Mon Apr 05, 2010 11:38 am





Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://velovers.forumotion.com
Admin
Admin


Jumlah posting : 355
Join date : 17.12.09

PostSubyek: magz   Mon Apr 05, 2010 11:42 am





Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://velovers.forumotion.com
Admin
Admin


Jumlah posting : 355
Join date : 17.12.09

PostSubyek: magz   Sat Apr 17, 2010 12:27 pm



Saat ini Velove Vexia sudah kembali lagi ke Los Angeles, Amerika, untuk melanjutkan kuliah. Omong-omong soal Velove, bisakah dia menggantikan sosok Naysilla Mirdad sebagai lawan main Dude Harlino di sinetron terbarunya Seindah Senyum Winona?

Dari keserasian, rasanya sulit, mengingat Dude dan Nay sudah telanjur melekat kuat di hati dan pikiran penonton setianya.

Sedangkan Dude dan Velove belum teruji, walau sudah muncul komunitas DuVe Lovers di grup Facebook dan forum-forum dunia maya.

“Saya main di sini bukan menggantikan Nay. Nay punya ciri khas. Saya juga,” kata Velove.

Senada dengan Velove, Dude berpendapat bahwa setiap pasangan mainnya punya karakteristik tersendiri. Soal Velove, Dude pun punya kesan tersendiri.

“Semua lawan main saya punya kelebihan sendiri. Tapi yang pasti, saya bisa bermain baik karena lawan mainnya baik. Kebetulan dia (Velove) banyak berimprovisasi. Banyak hal di luar dugaan yang dia lakukan. Misalnya, ada satu adegan harusnya narik lengan saya, tapi dia justru narik baju saya. Saya harus secepat mungkin beradaptasi dengan improvisasi dia. Itu bikin saya jadi lebih kreatif,” kata Dude.

Ini bukan kali pertama Dude mendapat pasangan selain Nay. Pernah dengan Ririn Dwi Ariyanti, Carissa Puteri, Marshanda, Nikita Willy, dan Manohara.

Mau tahu lebih lengkap cerita Dude-Velove? Baca Tabloid BINTANG Indonesia edisi 988, yang akan mengulas panjang lebar dalam rubrik 'Bintang Utama' (cover story). Beredar mulai Sabtu, 17 April 2010.

JANGAN LUPA BELI YA!!!!!!!!!!!!
I love you I love you I love you I love you I love you
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://velovers.forumotion.com
Admin
Admin


Jumlah posting : 355
Join date : 17.12.09

PostSubyek: vemagz   Sat Aug 07, 2010 8:31 pm



tabloid cantik edisi 46....
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://velovers.forumotion.com
Admin
Admin


Jumlah posting : 355
Join date : 17.12.09

PostSubyek: majalaaaaaaaaah   Sun Sep 05, 2010 11:28 am



Beli ya Cita Cinta Magazine edisi 18 terbit 1-15 September 2010
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://velovers.forumotion.com
Admin
Admin


Jumlah posting : 355
Join date : 17.12.09

PostSubyek: majalah   Sun Sep 05, 2010 11:35 am







Cr: Http://www.citacinta.com
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://velovers.forumotion.com
Admin
Admin


Jumlah posting : 355
Join date : 17.12.09

PostSubyek: magz   Thu Sep 30, 2010 10:31 am



SPICE


Out now! Herworld, October 2010. Cover: Velove Vexia. Price: Rp 38500,-

Beli Ya,walau mahal....hahahaha Laughing
sayang gak ada isi velovenya,cuma cover,apa gw kelewat ya.hikss bounce bounce
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://velovers.forumotion.com
Admin
Admin


Jumlah posting : 355
Join date : 17.12.09

PostSubyek: ve magz   Sun Oct 10, 2010 11:16 am



iklan lookspedia



sbagian isi cita cinta



herword full
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://velovers.forumotion.com
Admin
Admin


Jumlah posting : 355
Join date : 17.12.09

PostSubyek: Magz   Sat Aug 27, 2011 10:29 pm



Prestige: VELOVE yang Ungu



KAWANKU 2008
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://velovers.forumotion.com
Admin
Admin


Jumlah posting : 355
Join date : 17.12.09

PostSubyek: Magz   Sat Aug 27, 2011 10:34 pm



CITA CINTA 2008



TEENS OLIVIA

TUNGGU YA BENTAR LAGI,INSYAALLAH BULAN DEPAN SEPTEMBER 2011 VELOVE Bakal ada di Majalah:
COVER FEMINA
COVER CITA CINTA
COVER/ISI INSTYLE MAGZ
ISI 4 Hal ELLE MAGAZINE


SEMOGA JADI,BELI LOH. affraid affraid cheers
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://velovers.forumotion.com
Admin
Admin


Jumlah posting : 355
Join date : 17.12.09

PostSubyek: magz ve   Sun Nov 20, 2011 11:24 am





Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://velovers.forumotion.com
Admin
Admin


Jumlah posting : 355
Join date : 17.12.09

PostSubyek: ve   Sun Nov 20, 2011 11:28 am



















INSTYLE MAGAZINE
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://velovers.forumotion.com
Admin
Admin


Jumlah posting : 355
Join date : 17.12.09

PostSubyek: ve magz   Sun Nov 20, 2011 11:31 am













CITA CINTA MAGZ OKT 2011

Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://velovers.forumotion.com
Sponsored content




PostSubyek: Re: Majalah Velove Vexia   Today at 3:22 am

Kembali Ke Atas Go down
 
Majalah Velove Vexia
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 2Pilih halaman : 1, 2  Next
 Similar topics
-
» Ninja 250R on dyno @sportisi motorsport
» Riding Impression N250R di R2, Edisi 9, Okt 08
» jual majalah motor impor motorcyclist magazine murah motorcycle majalah motor luar negri

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
VELOVE VEXIA :: All About Velove Vexia :: Velove vexia personal-
Navigasi: